Delapan TPS Dipersiapkan Siswa Kelas X Menjelang Pemilihan Ketua OSIS SMANCA

SMAN 1 Candimulyo — Rangkaian Projek Kolaboratif “Suara Demokrasi” memasuki tahap persiapan akhir menjelang Pemilihan Ketua OSIS SMAN 1 Candimulyo periode 2026/2027. Pada Kamis (27/8/2026), yang menjadi masa tenang, siswa kelas X memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan delapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) sekaligus mengikuti simulasi pencoblosan.

Kegiatan dimulai pukul 07.45 WIB. Sejak pagi, suasana di delapan kelas X tampak berbeda dari biasanya. Siswa bersama bapak dan ibu guru yang mengajar pada jam tersebut mulai menata dan mendekorasi ruang kelas menjadi TPS. Setiap kelas dipersiapkan agar dapat menjalankan fungsi sebagai tempat pemungutan suara dengan mengacu pada rancangan TPS yang telah disiapkan dalam Projek “Suara Demokrasi”.

Berbagai perlengkapan mulai ditata, mulai dari bilik suara, kotak suara, meja petugas, hingga perlengkapan pendukung lainnya. Siswa bekerja sesuai pembagian tugas masing-masing, sementara guru memberikan pendampingan selama proses persiapan berlangsung.

Dengan delapan kelas X yang terlibat dalam projek, setiap kelas dipersiapkan menjadi satu TPS. Masing-masing TPS dirancang dengan tiga bilik suara untuk mendukung kelancaran proses pemungutan suara.

Siswa kelas X menata ruang kelas menjadi TPS dengan didampingi bapak dan ibu guru.

KPPS Menuntaskan Persiapan Administrasi

Selain menyiapkan ruang dan perlengkapan TPS, siswa yang mendapatkan tugas sebagai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga menyelesaikan persiapan administrasi pemilihan.

Tahapan ini telah dimulai sejak Rabu (26/8/2026), ketika siswa KPPS melakukan penulisan undangan pemungutan suara berdasarkan daftar pemilih yang telah disiapkan. Pada Kamis, undangan yang telah selesai tersebut kemudian dibagikan kepada warga sekolah yang memiliki hak pilih.

Bersamaan dengan pembagian undangan, KPPS juga memastikan berbagai kebutuhan administrasi dan teknis lainnya siap digunakan, antara lain daftar hadir, berita acara, tinta, tempat duduk saksi, petugas keamanan, kotak suara, dan bilik suara.

Persiapan tersebut menjadi pengalaman langsung bagi siswa kelas X untuk memahami bahwa sebuah proses pemilihan membutuhkan ketelitian, koordinasi, pembagian tugas, dan tanggung jawab dari setiap penyelenggara.

Simulasi Pencoblosan

Persiapan TPS berlangsung hingga pukul 11.30 WIB, kemudian kegiatan dijeda untuk ishoma. Selepas ishoma, siswa kembali mengikuti kegiatan simulasi pencoblosan.

Dalam simulasi tersebut, siswa mempraktikkan tahapan pemungutan suara sekaligus memahami kembali alur yang harus dilakukan oleh pemilih dan petugas KPPS. Siswa mencoba menggunakan bilik suara, mengikuti alur menuju kotak suara, hingga tahapan setelah memberikan suara.

Suasana simulasi berlangsung serius namun tetap antusias. Siswa yang mendapatkan tugas sebagai KPPS juga mulai mempraktikkan tanggung jawab sesuai peran masing-masing sehingga mereka semakin siap menghadapi pelaksanaan pemungutan suara yang sesungguhnya.

Siswa mengikuti simulasi pencoblosan sebagai persiapan menuju Pemilihan Ketua OSIS SMAN 1 Candimulyo.

Delapan TPS Siap Menyambut Hari Pemilihan

Kegiatan hari ini menjadi tahap penting setelah sebelumnya siswa mengikuti simulasi pemungutan suara bersama KPU Kabupaten Magelang, penyampaian visi-misi, debat calon, kampanye, hingga persiapan administrasi oleh KPPS.

Melalui rangkaian tersebut, siswa kelas X tidak hanya belajar mengenai demokrasi secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman menjalankan berbagai peran dalam proses pemilihan. Sementara itu, seluruh warga sekolah yang memiliki hak pilih dipersiapkan untuk menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Ketua OSIS periode 2026/2027.

Salah satu TPS yang telah dipersiapkan siswa kelas X untuk pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS.

Dengan selesainya persiapan hari ini, delapan TPS telah siap digunakan, perlengkapan pemungutan suara telah ditata, undangan telah dibagikan, dan siswa yang bertugas sebagai KPPS telah mempraktikkan tugasnya melalui simulasi.

Kini, seluruh warga SMAN 1 Candimulyo bersiap memasuki tahap berikutnya dalam Projek Kolaboratif “Suara Demokrasi”, yaitu Pemilihan Ketua OSIS periode 2026/2027.

Melalui projek dengan subtema “Implementasi Hak Individu dalam Pemilihan Ketua OSIS”, siswa belajar bahwa demokrasi bukan sekadar tentang memilih, tetapi juga tentang mempersiapkan prosesnya dengan baik, menjalankan tanggung jawab, menghargai pilihan orang lain, dan menjaga integritas bersama.

Delapan TPS siap. KPPS siap. Warga sekolah siap menggunakan hak pilihnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *