Alamat:
Jalan Pisangan Km. 4, Dusun Karen, Desa Surojoyo, Kecamatan Candimulyo, Kab. Magelang
Telepon: (0293) 3301875
Alamat:
Jalan Pisangan Km. 4, Dusun Karen, Desa Surojoyo, Kecamatan Candimulyo, Kab. Magelang
Telepon: (0293) 3301875


Candimulyo, Rabu (7/10/2026) – SMAN 1 Candimulyo kembali melaksanakan apel rutin yang diikuti oleh Kepala Sekolah, guru, dan tenaga kependidikan di halaman sekolah, Rabu (7/10). Apel kali ini menjadi momentum untuk memberikan penguatan kepada seluruh guru dalam mendampingi peserta didik, khususnya siswa kelas XII yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Bertindak sebagai pembina apel, Nuraeni Usdyawati, S.Si. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh guru untuk bersama-sama memberikan dukungan, motivasi, dan doa terbaik bagi siswa kelas XII yang pada pekan ini sedang mengikuti gladi TKA dan selanjutnya akan menghadapi pelaksanaan TKA.

Guru dan tendik mengikuti apel rutin dengan penuh perhatian di halaman SMAN 1 Candimulyo.
Dalam menghadapi TKA, dukungan dari lingkungan sekolah menjadi salah satu hal penting bagi siswa. Guru tidak hanya berperan dalam memberikan pembelajaran dan mempersiapkan kemampuan akademik, tetapi juga memiliki peran dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan mindset positif pada peserta didik.
Nuraeni mengajak seluruh guru untuk memberikan ruang kepada siswa agar percaya bahwa mereka mampu melakukan yang terbaik. Kepercayaan yang diberikan guru, menurutnya, dapat menjadi bekal berharga yang akan terus diingat oleh siswa, bahkan setelah mereka menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA.
Karena itu, siswa perlu didampingi dengan kata-kata yang membangun, perhatian yang tulus, serta keyakinan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan yang ada di depan.

Pembina apel menyampaikan amanat tentang pentingnya memberikan dukungan dan kepercayaan kepada siswa.
Selain berbicara mengenai persiapan TKA, amanat apel juga mengingatkan pentingnya membangun pola pikir yang sehat dalam diri siswa.
Guru diharapkan dapat menanamkan pemahaman bahwa kesalahan bukanlah akhir dari segalanya. Siswa boleh mengalami kesalahan, tetapi yang lebih penting adalah memiliki kemauan untuk belajar, memperbaiki diri, dan terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter. Sebab, keberhasilan siswa tidak hanya diukur dari hasil akademik, tetapi juga dari kemampuan mereka menghadapi tantangan, belajar dari pengalaman, dan terus berkembang.
Lebih jauh, Nuraeni mengingatkan bahwa menjadi guru bukan hanya tentang menyampaikan ilmu pengetahuan. Guru juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan keteladanan, semangat, kepercayaan, dan harapan kepada peserta didik.
Setiap ucapan, perhatian, dan sikap yang diberikan guru dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan masa depan siswa. Karena itu, guru diharapkan mampu hadir sebagai sosok yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mendampingi dan menguatkan.
“Semoga kita dapat terus mendampingi anak-anak dengan sabar, ikhlas, dan penuh kasih, serta menjadi guru yang mereka kenang sebagai sosok yang pernah percaya bahwa mereka mampu.”
Pesan tersebut menjadi refleksi bagi seluruh guru bahwa tidak ada guru yang sempurna. Sebagaimana siswa terus belajar dan berkembang, guru pun perlu terus belajar, melakukan evaluasi, memperbaiki diri, dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik.
Memasuki tahapan penting bagi siswa kelas XII, seluruh guru dan tenaga kependidikan SMAN 1 Candimulyo diharapkan dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Dukungan tidak hanya diberikan melalui pembelajaran, tetapi juga melalui motivasi, pendampingan, perhatian, dan doa.
TKA menjadi salah satu tahapan yang perlu dihadapi siswa dengan persiapan yang matang. Namun, lebih dari sekadar mengejar hasil, proses ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar menghadapi tantangan dengan percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik yang mereka miliki.

Peserta apel menyimak pesan penguatan untuk terus mendampingi siswa dengan sabar, ikhlas, dan penuh semangat.
Apel rutin ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan siswa merupakan bagian dari perjuangan bersama. Guru, sekolah, dan keluarga memiliki peran untuk menciptakan lingkungan yang mampu membuat siswa merasa didukung dan dipercaya.
Dengan semangat kebersamaan, seluruh warga SMAN 1 Candimulyo turut mendoakan agar siswa kelas XII diberikan kesehatan, ketenangan, kelancaran, dan kemampuan untuk memperoleh hasil terbaik dalam pelaksanaan TKA.
Sebab terkadang, yang paling dibutuhkan seorang siswa bukanlah seseorang yang mengatakan bahwa ia harus sempurna, tetapi seseorang yang berkata: “Kamu mampu. Lakukan yang terbaik.”